Kartinian, Srikandi MAN Lamongan Unjuk Kebolehan
Posting : 25 April 2017 11:01:15 Oleh : M. Zamroni, S. Kom

Kab. Lamongan (MAN) - Peringatan Hari Kartini terus berlangsung di mana-mana, tak terkecuali juga di MAN Lamongan. Sabtu (22/4), seluruh civitas akademika MAN Lamongan tanpa terkecuali memperingati Hari Kartini. Peringatan yang dilakukan berlangsung cukup meriah. Seluruh siswa dan juga guru mengenakan pakaian kebaya dan pakaian adat bagi siswa laki-laki dan bapak guru.

Peringatan diawali dengan menggelar upacara. Nuansa kartinian terlihat sekali selama upacara berlangsung karena seluruh petugas upacara adalah para siswi dengan mengenakan pakaian kebaya. Meski begitu, para srikandi terlihat cekatan, tidak kalah dengan laki-laki. Semangat Ki Ajeng Kartini benar-benar terlihat. Peringatan tidak hanya berhenti di situ, mereka kemudian menggelar kegiatan teatrikal usai upacara yang menggambarkan sosok Kartini yang memperjuangkan emansipasi wanita.

Yang terlibat dalam kegiatan teatrikal tersebut adalah para siswa-siswi kelas X dan IX. Meski begitu, teatrikal yang dilakukan mereka tidak kalah dengan teatrikal kalangan profesional. Mereka terlihat sangat menjiwahi dan tidak malu dalam menjalankan peran masing-masing, meski menjadi tontonan teman dan guru mereka. "He he he, lucu, ya," komentar Agus Zulianto, guru MAN Lamongan.

Puas menggelar teatrikal, ratusan siswa ini kemudian melakukan long march keliling kota Lamongan dengan membawa hasil kreasi mereka. Yakni sepeda hias. Didampingi bapak ibu guru, mereka mengarak sepeda kreasi keliling kota hingga ke alun-alun kabupaten.

Tidak hanya di alun-alun, rombongan MAN Lamongan ini juga melanjutkan arak-arakan dan berhenti di Panti Asuhan Siti Khodijah. Di panti ini, mereka berhenti sebentar untuk melakukan bakti sosial. Selain memberikan santunan uang, mereka juga memberikan sumbangan buku dan sembako kepada para penghuni panti yang berlokasi di Jln Kiai Amin. "Setelah ini, kita akan menggelar perlombaan hasil kreasi mereka di madrasah untuk semakin memeriahkan peringatan Hari Kartini," kata Anis Ceha, guru yang menjadi salah salah satu panitia acara.

Kepala MAN Lamongan Akhmad Najikh mengaku senang dengan semangat sivitas akademika MAN Lamongan dalam menyemarakkan peringatan Hari Kartini. Najikh berharap peringatan yang digelar ini memberikan dampak bagi sivitas akademika MAN Lamongan, khususnya para siswa. Paling tidak, lanjut Najikh, bisa mencontoh sosok Kartini. Dikatakan, sosok Kartini bukan hanya sekedar sebagai pahlawan nasional, tetapi merupakan sosok yang memiliki karakter dan perjuangan yang tinggi.

"Mudah-mudahan dengan peringatan ini bisa mencontoh karakter yang dimiliki Ibu Kartini," harap Najikh.

Disampaikan, sosok Kartini merupakan seorang wanita tangguh. Kartini, kata dia, bukan hanya seorang tokoh nasionalis, tetapi juga merupakan seorang agamis. Kartini memiliki agama yang kuat. Dengan jiwa nasionalis dan agamisnya, Kartini menjelma sebagai sosok wanita muda yang memiliki perjuangan luar biasa dalam membebaskan kaum wanita dari belenggu selama ini. "Beliau punya jasa besar untuk negara aini dan patut untuk kita tauladani bersama," tutur dia.

Semangat Kartini, kata dia, perlu terus diperjuangkan. Karena bagi ummat Muslim sendiri, lanjut dia, sebagaimana sudah disebutkan dalam hadits Nabi, wanita itu merupakan tiang negara. Wanita menjadi penentu masa depan bangsa dan negara. "Kalau karakter wanita jelek, maka rusaklah negera itu. Kalau wanita itu karakternya baik, maka baiklah negara itu," ucapnya. (roudlon)

 

Tentang Man Lamongan